Aku menulis, bukan untuk mengemis.
Meski hatiku teriris, aku tak akan menangis.
Aku ini seorang gadis, dengan cinta yang tak pernah habis.
Meski caramu begitu sadis, aku tetap tersenyum manis.
Tidak semua yang aku tulis adalah aku, dan berhentilah menerka-nerka, sebab dalam permainan kata, aku bebas menjadi apa dan siapa, karena dalam dunia kata aku adalah sutradaranya, aku adalah dalang pada tiap cerita.
Komentar
Posting Komentar